LOREM IPSUM BALABALAGEHU

IKLAN MURAH
Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Twitter. Tampilkan semua postingan

Twitter-an Bisa Kurangi Berat Badan

Twitter-an Bisa Kurangi Berat Badan - Apakah Anda sedang dalam program diet? Bingung bagaimana cara menurunkan berat badan Anda? Jangan khawatir, kini sudah ada solusinya. Solusinya adalah cukup dengan Twitter-an saja. Nggak percaya?
Studi baru-baru ini yang dilakukan oleh Arnold School of Public Health di Universitas South Carolina menunjukkan bahwa pengguna Twitter yang sedang diet cenderung lebih banyak berkurang berat badannya dibandingkan mereka yang tidak menggunakan situs jejaring sosial.
Dalam studi tersebut, terdapat 96 orang pria dan wanita obesitas yang mengikuti program diet, dan setengah dari mereka menerima podcast setiap dua minggu untuk mengetahui nutrisi dan tujuan dietnya. Sementara setengahnya lagi selain menerima podcast, mereka mengunduh aplikasi untuk jejaring sosial, dalam hal ini Twitter, ke ponsel atau tablet milik mereka.
Selama enam bulan, dapat dilihat hasilnya kalau kedua grup tersebut bisa mengurangi berat badannya, namun grup yang memiliki aplikasi Twitter bisa menurunkan beratnya lebih banyak dibandingkan grup pertama. Bahkan, para peneliti mengambil kesimpulan kalau tiap kita men-tweet sepuluh kali, maka itu setara dengan menurunkan setengah persen dari berat badan kita.
Ternyata menurunkan berat badan cukup mudah bagi yang berniat diet. Ada yang mau mencoba metode menggunakan Twitter ini? Siapa tahu berhasil.

Baca Juga! >> 2 Template Pilhan Willy Maulana Blog Part II

Twitter Ujicoba Tombol "Like" Dan "Star" Menggantikan "Favorite"

Twitter kini sedang melakukan pengujian terhadap beberapa elemen yang didesain ulang, yang di harapkan mampu lebih meningkatkan keterikatan pengguna yang menjadi fokus perubahan yang di lakukan oleh situs jejaring sosial ini beberapa tahun terakhir.


Twitter Ujicoba Tombol "Like" Dan "Star" Menggantikan "Favorite"

Pengguna telah mampu menambahkan tweets mereka ke"favorites" selama bertahun-tahun, tetapi kebanyakan orang tidak menyadari fungsi dari fitur ini, meskipun penempatannya sangat menonjol.

Sebab itulah Twitter berharap untuk melakukan perubahan dan telah melakukannya dengan mengganti nama  tombol label "favorite" dengan tombol label "Like" dan satunya dengan ikon "Bintang".

Twitter Ujicoba Tombol "Like" Dan "Star" Menggantikan "Favorite"

Favorite,fungsinya sama seperti "disarankan", atau lebih tentang menunjukkan apresiasi untuk sebuah tweet,sama seperti fungsi bookmark pada sebuah situs.

Twitter Ujicoba Tombol "Like" Dan "Star" Menggantikan "Favorite"

Sebuah alasan yang cukup baik bagi Twitter untuk melakukan perubahan. "Like" terlihat lebih jelas fungsinya bagi kebanyakan pengguna secara umum dan Twitter membuatnya lebih cantik di bandingkan dengan facebook. Berhubung masih dalam tahap uji coba,sepertinya fungsi Like ini belum mencakup keseluruhan pengguna Twitter termasuk di Indonesia.

Sumber

Hati-Hati, Pencurian Akun Twitter

Hati-hati karena kini pencurian akun Twitter sedang marak. Terutama bagi mereka pemilik usernamecantik yang terdiri dari dua hingga lima huruf. Para pencuri yang ahli meretas ini nantinya akan menjual akun tersebut dengan harga miring. Akun dengan nama pendek rupanya cukup menarik minat para pembelinya di pasar gelap dunia maya.

Hati-Hati, Pencurian Akun Twitter


Akun-akun yang terdiri dari 10 karakter hanya bertarif US$ 5 atau setara Rp 48 ribu. Akun empat karakter seperti @Nona, @Pina, dan @Anda, misalnya, bisa laku hingga US$ 30 atau sekitar Rp 288 ribu. Sedangkan untuk akun yang hanya terdiri dari dua karakter bisa terjual hingga US$ 200 atau setara Rp 1,9 juta. Akun-akun ini dijual di ForumKorner.com atau HackForums.net, sebuah forum yang dikenal sebagai sarang para peretas (hacker).

Daniel Denis Jones sempat curhat di akun Storify-nya mengenai pencurian ini. "Akunku (@blanket) dicuri oleh remaja berumur 14 tahun," ujarnya. Ia berhasil mengidentifikasi sang pelaku setelah melihat dalam forum tersebut ada yang menjual akunnya. Ia kemudian melakukan wawancara singkat dengannya sebelum bertransaksi untuk kembali mendapatkan akunnya.

Dalam wawancara tersebut, sang pencuri mengaku baru menekuni profesi ini selama dua minggu. Ia mengaku mencuri akun Twitter secara random, tapi bisa juga menerima pesanan meski jarang berhasil. Dalam sehari, ia bisa menjual hingga lima akun.

Sang pencuri mengaku menggunakan sebuah program, salah satunya Twitter Cracker, untuk mencuri akun seseorang. Program ini juga rupanya dijual di forum tersebut. Program ini nantinya akan mengecek secara acak kombinasi kata sandi akun tersebut hingga 10 ribu kemungkinan.

"Pakai program ini, tak akan kena autoblok sebab menggunakan proxy dan IP yang berbeda," ujarnya.

Pencurian akun juga pernah terjadi pada Mat Honan, seorang reporter teknologi di sebuah media Amerika. Akun Twitternya @mat dicuri dan bahkan dijadikan corong pihak-pihak tertentu yang menyampaikan pesan rasis dan fobia terhadap sesama jenis.

Rob Bertholf yang memiliki akun @rob menyatakan akunnya kerap menjadi sasaran pencurian. Ia mengetahuinya karena kerap gagal masuk (log-in) ke akunnya. "Saat itulah mereka bekerja," ujarnya. Karena memiliki akun cantik yang hanya terdiri dari tiga karakter saja, ia tak ragu bila kerap dijadikan sasaran pencurian.

Wall Street Journal pernah melaporkan, semakin sedikit jumlah karakter sebuah akun, nilainya semakin tinggi. Sebab, selain lebih mudah diingat, akun berkarakter pendek memungkinkan orang untuk berkomunikasi lebih panjang. Artinya, tak mengurangi banyak limit pesan Twitter yang hanya 140 karakter.

Seorang pakar kemanan cyber Chester Wisniewski menyatakan banyaknya pencurian mencoreng popularitas Twitter. Ia mengatakan sistem keamanan situs mikroblogging paling populer itu lemah. "Twitter tak punya sistem untuk mencegah orang menebak password sebuah akun secara berulang," ujarnya.